Blueboop Jigsaw adalah model AI lokal berbasis google/gemma-4-12B-it yang difokuskan untuk kebutuhan coding, reasoning, pemecahan masalah algoritmik, dan pembuatan kode Python secara offline melalui format GGUF.
Model ini dirancang untuk pengguna yang ingin menjalankan asisten coding pribadi tanpa API cloud, tanpa koneksi server eksternal, dan tetap bisa berjalan di perangkat konsumen menggunakan runtime seperti llama.cpp, LM Studio, Jan, Ollama, atau aplikasi lain yang mendukung GGUF.
Rekomendasi awal: gunakan Q4_K_M untuk keseimbangan terbaik antara kualitas, ukuran file, dan performa.
Ringkasan Model
Informasi
Detail
Nama model
Blueboop Jigsaw GGUF
Base model
google/gemma-4-12B-it
Format
GGUF
Fokus utama
Coding, reasoning, Python, problem solving
Runtime utama
llama.cpp
Context length
256K token
Quant rekomendasi
Q4_K_M
Quant paling ringan
Q2_K
Lisensi
Apache 2.0
Bisa offline
Ya
Butuh API cloud
Tidak
Keunggulan Utama
Dapat berjalan secara lokal dan offline.
Cocok untuk coding Python dan latihan algoritma.
Mendukung reasoning sebelum menghasilkan jawaban.
Tersedia dalam beberapa pilihan quant GGUF.
Bisa digunakan di perangkat dengan VRAM atau unified memory terbatas.
Cocok untuk eksperimen local LLM, coding assistant, dan pembelajaran pemrograman.
Tidak membutuhkan API berbayar.
Lebih fokus untuk tugas coding dibanding penggunaan umum.
Arsitektur Alur Kerja
mermaid
1flowchart TD
2 A[Prompt Pengguna]--> B[Template Chat Gemma 4]3 B --> C[Tahap Reasoning]4 C --> D[Perencanaan Solusi]5 D --> E[Pembuatan Kode]6 E --> F[Pengecekan Edge Case]7 F --> G[Jawaban Akhir]89 H[File GGUF]--> I[llama.cpp / LM Studio / Jan / Ollama]10 I --> B
Data Training
Blueboop Jigsaw menggunakan data coding yang bersifat verifiable, yaitu data yang solusi akhirnya dapat diuji menggunakan test case deterministik.
Dataset Utama: Composer 2.5 Real CoT
Dataset utama berasal dari reasoning trace asli yang dibuat oleh model teacher pada tugas-tugas coding.
Kriteria data yang digunakan:
Masalah harus berhubungan dengan coding.
Solusi harus dapat dijalankan.
Kode harus lolos test case.
Reasoning harus mengarah ke solusi akhir yang benar.
Solusi yang gagal atau tidak valid tidak dimasukkan ke training.
Dataset Tambahan: Fable 5 Recovery Set
Dataset tambahan digunakan untuk memperbaiki kasus yang gagal diselesaikan oleh teacher utama.
Tujuannya:
Memperbaiki performa pada soal sulit.
Meningkatkan kemampuan menangani edge case.
Meningkatkan konsistensi reasoning.
Membantu model memahami pola debugging dan penyelesaian masalah.
Diagram Training
mermaid
1flowchart LR
2 A[Soal Coding]--> B[Percobaan Composer 2.5]3 B --> C{Lolos Test?}4 C -->|Ya| D[Dataset Utama]5 C -->|Tidak| E[Dicoba Ulang oleh Fable 5]6 E --> F{Lolos Test?}7 F -->|Ya| G[Dataset Tambahan]8 F -->|Tidak| H[Dibuang]9 D --> I[Final Training Mix]10 G --> I
11 I --> J[Blueboop Jigsaw]
Benchmark Ringkas
Benchmark berikut adalah gambaran evaluasi internal. Hasil dapat berubah tergantung hardware, runtime, quantization, prompt template, dan pengaturan sampling.
1pie title Perbandingan Skor tau2-bench Telecom Preview
2"Gemma 4 12B IT ~15%": 15
3"Blueboop Jigsaw v2 Preview ~55%": 55
Pilihan Quant GGUF
Quant
Ukuran Perkiraan
Rekomendasi Hardware
Kualitas
Cocok Untuk
Q2_K
4.5 GB
6 GB sampai 8 GB VRAM/shared memory
Paling rendah
Perangkat terbatas
Q3_K_M
5.7 GB
8 GB VRAM/shared memory
Cukup baik
Coding ringan lokal
Q4_K_M
6.87 GB
8 GB sampai 12 GB VRAM/shared memory
Rekomendasi
Keseimbangan terbaik
Q6_K
9.11 GB
12 GB sampai 16 GB VRAM/shared memory
Tinggi
Kualitas mendekati penuh
Q8_0
11.8 GB
16 GB+ VRAM/shared memory
Sangat tinggi
Benchmark dan kualitas maksimal
Rekomendasi Quant
mermaid
1flowchart TD
2 A[Berapa VRAM atau unified memory yang tersedia?]--> B{Kurang dari 8 GB}3 B -->|Ya| C[Gunakan Q2_K]4 B -->|Tidak| D{8 GB sampai 12 GB}5 D -->|Ya| E[Gunakan Q3_K_M atau Q4_K_M]6 D -->|Tidak| F{12 GB sampai 16 GB}7 F -->|Ya| G[Gunakan Q4_K_M atau Q6_K]8 F -->|Tidak| H{16 GB atau lebih}9 H -->|Ya| I[Gunakan Q6_K atau Q8_0]
Estimasi Memori dan Context Length
Estimasi berikut menggunakan asumsi:
KV cache q8_0
Overhead runtime sekitar 1.5 GB
Context maksimal 256K token
Hasil nyata bergantung pada runtime, GPU, RAM, sistem operasi, dan backend
VRAM / Unified Memory
Q2_K
Q3_K_M
Q4_K_M
Q6_K
Q8_0
8 GB
~16K ctx
~10K ctx
~2K–4K ctx
Tidak disarankan
Tidak disarankan
12 GB
~48K ctx
~38K ctx
~30K ctx
~12K ctx
Tidak disarankan
16 GB
~80K ctx
~72K ctx
~64K ctx
~44K ctx
~22K ctx
24 GB
~200K ctx
~160K ctx
~128K ctx
~110K ctx
~88K ctx
32 GB
256K max
256K max
256K max
~230K ctx
~190K ctx
Context Length
Metadata model telah diperbarui menjadi:
gemma4.context_length = 262144
Artinya model mendukung context length hingga 256K token.
Jika file GGUF lama masih terbaca 131K, silakan unduh ulang versi terbaru.
Cara Menjalankan
Opsi A: llama.cpp
Pastikan menggunakan versi llama.cpp terbaru yang sudah mendukung arsitektur Gemma 4 unified.
1ollama create blueboop-jigsaw -f Modelfile
2ollama run blueboop-jigsaw
Pengaturan Rekomendasi
Untuk Chat Umum
Parameter
Nilai Rekomendasi
Temperature
1.0
Top P
0.95
Top K
64
Context
8K sampai 32K
KV cache
q8_0 jika memori cukup
Untuk Coding
Parameter
Nilai Rekomendasi
Temperature
0.0 sampai 0.4
Top P
0.9 sampai 0.95
Top K
40 sampai 64
Context
8K sampai 64K
Repeat penalty
Default runtime
Untuk Long Context
Setting
Rekomendasi
Quant
Q3_K_M atau Q4_K_M
KV cache
q4_0 atau q8_0
Context
Mulai dari 32K, lalu naikkan bertahap
Hardware
16 GB+ unified memory disarankan
Thinking Mode
Blueboop Jigsaw dilatih agar dapat melakukan reasoning sebelum memberikan jawaban akhir.
Agar hasil lebih baik:
Gunakan chat template Gemma.
Aktifkan thinking mode jika runtime mendukung.
Untuk coding, minta model menjelaskan pendekatan secara singkat sebelum menulis kode.
Untuk hasil lebih deterministik, gunakan temperature rendah.
Contoh prompt:
Selesaikan masalah Python berikut. Jelaskan pendekatan secara singkat, sebutkan edge case, lalu berikan kode yang bersih dan bisa dijalankan.
Contoh Prompt
text
1Kamu adalah asisten coding. Selesaikan masalah berikut menggunakan Python.
23Tugas:
4Diberikan sebuah list integer, kembalikan panjang longest increasing subsequence.
56Syarat:
7- Jelaskan pendekatan secara singkat.
8- Sertakan kompleksitas waktu dan memori.
9- Berikan kode Python yang bersih.
Contoh Output
python
1from bisect import bisect_left
23deflength_of_lis(nums):4 tails =[]56for num in nums:7 idx = bisect_left(tails, num)89if idx ==len(tails):10 tails.append(num)11else:12 tails[idx]= num
1314returnlen(tails)
Penjelasan singkat:
text
1Gunakan array tails, di mana tails[i] menyimpan nilai terkecil yang mungkin menjadi akhir subsequence naik dengan panjang i + 1.
2Setiap angka ditempatkan menggunakan binary search. Kompleksitas waktunya O(n log n), dan kompleksitas memorinya O(n).
Use Case
Model ini cocok untuk:
Coding Python
Latihan algoritma
Competitive programming
Debugging script kecil
Penjelasan kode
Refactoring kode sederhana
Asisten coding lokal
Pembelajaran pemrograman
Eksperimen local LLM
Eksperimen agentic coding ringan
Keterbatasan
Blueboop Jigsaw adalah model yang difokuskan untuk coding. Model ini tidak disarankan dijadikan sumber utama untuk fakta umum atau keputusan penting.
Keterbatasan yang perlu diperhatikan:
Paling kuat untuk Python dan coding algoritmik.
Bisa lebih lemah untuk bahasa pemrograman selain Python.
Bisa salah pada API, library, atau framework yang sangat spesifik.
Bisa menghasilkan nama package, fungsi, atau konfigurasi yang tidak valid.
Fakta umum tetap perlu diverifikasi.
Performa long context sangat bergantung pada hardware dan runtime.
Quant kecil dapat menurunkan kualitas reasoning.
Belum safety-aligned untuk penggunaan produksi.
Catatan Keamanan
Model ini memiliki perilaku refusal yang lebih rendah karena data training lebih fokus pada tugas coding.
Sebelum digunakan untuk produksi:
Tambahkan guardrail sendiri.
Selalu review kode yang dihasilkan.
Jalankan test sebelum deploy.
Jangan menjalankan script secara membabi buta.
Validasi output untuk tugas keamanan, finansial, legal, atau sistem kritikal.
Gunakan sandbox saat menjalankan kode yang belum diverifikasi.
Preview Blueboop Jigsaw v2
Blueboop Jigsaw v2 direncanakan sebagai versi yang lebih kuat untuk agentic coding dan debugging.
Fokus v2:
Agentic coding
Terminal-style debugging
Diagnose, fix, verify workflow
Tool-use behavior
Instruksi lebih konsisten
Benchmark agentic lebih baik
Preview benchmark:
Benchmark
Base
v2 Preview
tau2-bench telecom Q8_0
~15%
~55%
Detail benchmark lengkap sebaiknya ditulis di model card v2 setelah rilis.
Safetensors Master
Versi full-precision safetensors tersedia di:
dhafapermadi/blueboop-jigsaw-1.8
Gunakan versi safetensors jika ingin:
Membuat GGUF quant sendiri.
Membuat versi MLX.
Membuat AWQ/GPTQ quant.
Melanjutkan fine-tuning.
Melakukan evaluasi custom.
Mengembangkan model turunan.
Base Model dan Lisensi
Base model: google/gemma-4-12B-it
Format model: GGUF
Lisensi: Apache 2.0
Fine-tune license: Apache 2.0
Penggunaan: riset, eksperimen, local coding assistant, dan workflow pengembangan
Model ini dibagikan apa adanya tanpa garansi.
Citation
Jika menggunakan model ini, bisa mencantumkan citation berikut:
bibtex
1@misc{blueboop_jigsaw_gguf,
2 title = {Blueboop Jigsaw GGUF},
3 author = {Dhafa Nazula Permadi},
4 year = {2026},
5 publisher = {Hugging Face},
6 howpublished = {\url{https://huggingface.co/dhafapermadi/blueboop-jigsaw-gguf}},
7 note = {Local coding reasoning model based on Gemma 4 12B}
8}
Rekomendasi Akhir
Untuk pemakaian umum:
Q4_K_M + llama.cpp + context 8K sampai 16K
Untuk kualitas lebih tinggi:
Q6_K atau Q8_0 + context lebih besar + temperature rendah untuk coding
Untuk perangkat terbatas:
Q2_K atau Q3_K_M + context kecil + KV cache ringan
Blueboop Jigsaw dibuat untuk pengguna yang ingin memiliki asisten coding lokal, privat, ringan, dan bebas dari ketergantungan API cloud.